Kamu Memang Miliknya

KMM part 3

Hari itu Manda sangat senang. Saat kembali ke ruang ekskul bahasa Jepang wajahnya berseri-seri. Bagaimana tidak? Kau habis mendapat donat kesukaanmu dari orang yang kau cintai dan mencintaimu. Kau habis bersandar dan menangis di bahu orang yang kau sayangi dan menyayangimu. Serta mendapat pelukan hangat dari orang yang kau sukai dan menyukaimu. Saat mengingat pelukan itu, dada Tom yang bidang pas dengan kepala Manda untuk bersandar. Dia sangat menyukai Onii-chan bahkan sampai keringatnya. Namun, kebahagiaan itu hanya akan bertahan hingga ekskul berakhir karena … Continue reading

Kamu Memang Miliknya

KMM2

Terdengar mesin motor dinyalakan di belakang saat Rhonda sedang mencari motornya di parkiran, kemudian motor berjalan mendekatinya dan dengan tiba-tiba tendangan keras mengenai punggungnya.

Brukk.

Rhonda jatuh tengkurap. Sayup-sayup terdengar tawa dua cewek yang mengendarai motor itu. Manda ingin bangkit tetapi lutut dan sikunya lecet. Tendangan keras itu meninggalkan cap kotor sepatu di seragamnya. Dia ingin menangis tapi untuk apa? Ingin bangkit tapi tidak kuasa. Begitu sepi suasana parkiran saat itu. Sudah pasti ini semua kerjaan anak buah Manda.

Continue reading

Kamu Memang Miliknya

KMM part 1

“Rhonda! Kau bersama Tom mengurusi dana dan usaha,”

Ketua OSIS menyadarkan lamunan Rhonda. Dia adalah seorang siswi SMA kelas XI yang merelakan kesibukannya sebagai siswa untuk mengikuti kepanitiaan kegiatan pentas seni alias pensi. Dan tanpa diduga-duga keinginannya agar bisa satu sie dengan Tom terkabulkan. Anak itu adalah teman SD-nya yang dulu masih imut-imut, ingusan dan cupu abis tapi sekarang telah bermetamorfosis menjadi cowok yang tinggi, pintar, jago karate dan suka menghiasi suasana sekolah dengan permainan keyboardnya setelah ditempa di SMP Dasa Nusantara. Oh, dan tak lupa ketampanannya yang mendekati sempurna, benar-benar pahatan Yang Maha Kuasa.

Rhonda beruntung bisa se-SD dengan Tom dan sempat dekat  dengannya. Tapi Manda lebih beruntung, statusnya adalah kekasih Tom. Ucapan janji yang dilontarkan mereka berdua sejak tiga tahun lalu, sejak Tom kelas VIII. Sejak Rhonda tidak dapat melihat Tom setiap hari di sekolah seperti sekarang ini. Tak jarang bahkan sering Rhonda memergoki mereka berduaan. Dua sejoli itu terlihat begitu senang dan romantis. Air muka Tom pun tak pernah terlihat sesenang itu sebelumnya saat bersama Rhonda.

Sebenarnya banyak cewek yang ngefans sama Tom termasuk Rhonda tetapi, ada satu penghalang. Continue reading

Aku Pun Sadar

Aku pun sadar

Lagi. Lagi. Dan lagi. Hari yang seperti kemarin dan akan seperti besok. Hari yang sama. Berputar-putar. Itu-itu saja, bangun, sekolah, main game, tidur dan bangun lagi. Hari yang akan terulang terus menerus. Entah sejak kapan dimulai dan entah pula sampai kapan akan berakhir. Itulah hari-hari yang dilalui oleh seorang siswa kelas X SMA angkatan 2013. Adnan namanya.

Adnan, anak yang sangat pintar bahkan dapat dibilang genius. Setiap pertanyaan dapat langsung dijawabnya. Teman-temannya atau sebut saja orang-orang yang sekelas dengannya pun menjadikan dia sebagai indikator kesulitan soal. Jika dia tidak dapat menjawab suatu soal maka orang-orang di kelasnya itu juga tidak dapat menjawabnya. Dia cepat menangkap pelajaran, cepat belajar tapi sayang … Continue reading

Permulaan

cover cerpen

Bau khas etanol menyeruak di ruangan yang serba putih. Ranjang dorong banyak teronggok di sudut ruangan. Rak-rak terpasang di belakang meja jaga penuh dengan berbagai macam obat seperti formaldehida dan rempah-rempah herbal untuk membalsam. Di dalam ruangan itu berbaris rapi laci-laci pengawet bernomor sesuai dengan pemiliknya yang tercatat di buku administrasi. Di samping pintu yang menghubungkan dengan ruangan sebelahnya, berdiri tegak lemari besar yang menyimpan gulungan kain kafan, tumpukan lipatan tuksedo, botol wewangian, toples untuk abu kremasi, dan peralatan perawatan jenazah lainnya. Bila masuk ke ruangan sebelah dapat terlihat Continue reading