Di tengah hari yang panas aku menjajakan mochi kacang daganganku. Banyak yang mengacuhkanku tapi tak sedikit yang menolaknya dengan senyum. Satu dua memutuskan membeli lebih karena merasa kasihan melihat penampilanku. Di zaman yang serba modern ini mungkin sedikit orang yang tertarik dengan makanan tradisional bahkan hampir tidak ada. Padahal kalau mereka mencicip satu mochi saja akan Continue reading

Advertisements

The Most Beautiful Word

thekidwhisperer.wordpress.com

“Ayo Bony, Sayang. Salaman sama Om,” suruh ibunya.

Dia agak-agak takut menyambut tanganku yang sedari tadi mengarah padanya. Tak lupa kusunggingkan senyum lebar-lebar.

“Maaf lahir batin, Om. Bilang gitu, mana mulutnya? Hmmm, dasar anak ibu pemalu,” ucap kakakku saat dia menyalami tanganku dan malu-malu menatapku.

Dia kembali lagi bersembunyi di belakang ibunya. Aku dan kakak dibuat tersenyum dengan tingkahnya. Anak itu bernama Bony baru mau masuk SD Agustus depan. Anaknya memang jarang bicara terlebih dengan orang yang baru baginya. Sebenarnya aku tidak begitu baru sih, hanya Continue reading