PicsArt_10-19-05.41.10

encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTpajBbr53Phqg1T1J92th_30hil4grK_XDzLgYoT3yASioKqVQrQ

Kembali ke beberapa menit sebelumnya.

“Aku juga …” suara Rama terhenti.

“Benarkah?” tanya Nuri penuh harap memastikan.

“Aku juga sudah menduga kau pasti akan mengatakannya. Sebenarnya aku sudah tahu. Sikap baikmu padaku bukanlah hanya karena pertemanan kita yang telah berjalan hampir selama enam tahun. Tapi, maaf Nuri. Aku sedang tidak ingin memiliki hubungan spesial dengan siapapun. Karena seperti yang kau katakan tadi, aku harus membuktikan bahwa aku bisa walaupun harus merelakan cita-citaku dan aku ingin serius dengan kuliahku nanti. Hubungan semacam itu hanya akan membuatku tidak fokus. Jadi sekali lagi, sorry ya, Nuri.”

Lengang. Canggung.

“Maaf, kalau aku mengganggu,” tiba-tiba Mono muncul.

Keduanya terkejut.

“Aku kesini hanya ingin mengucapkan terima kasih padamu karena telah menjadi teman sebangkuku selama tiga tahun ini dan …”

Mono menyerahkan kantong plastik putih berisi cupcake pemberian Nia.

“Ini. Titipan dari Nia. Dia bilang terima kasih atas bantuanmu selama ini. Terima kasih karena telah menjadi teman sekelompok maket dan kelompok-kelompok lainnya. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk belajar bersama. Semoga sukses,” jelas Mono datar.

Sebelum berlalu pergi Mono menambahkan, “Oh ya. Lain kali jika kau melihat orang yang kau ejek berusaha keras membuktikan ucapanmu salah kau juga harus berusaha lebih keras darinya agar kalian sama-sama bisa membuktikan kalau dapat mewujudkan impian masing-masing. Bukannya malah menanggung malu dan mendapatkan penyesalan berkepanjangan seperti itu.”

Bukan Milikku – Extra – END

Advertisements

Perayaan Kecil

Source: gagacenter.com

Terlihat seorang laki-laki muda memasuki toko kue. Dia nampak gugup sewaktu melangkah membuka pintu toko membunyikan gemerincing lonceng diatasnya, sepertinya ini kali pertama lelaki bertubuh tambun itu masuk bakery. Begitu beberapa langkah masuk semakin ke dalam, mulai terasa hawa pendingin ruangan serta semerbak bau aneka roti yang baru saja keluar panggangan. Agak lama dia menikmati suasana yang berkebalikan dengan jalanan di luar kemudian mengarahkan pandang ke depan dan didapatinya Continue reading