Ramalan

Terlalu angkuhkah kita sehingga berani menilik rahasia-Nya yang akan terjadi esok lusa?”

Source: nowstar.net

Arif Ardiasmono

Sherly melihat butiran-butiran kohesi air di kaca jendela kamarnya. Di luar terlihat gerombolan tetes-tetes air hujan membasahi tanah di sekitar rumahnya. Wajah Sherly yang biasanya ceria kali ini agak tertekuk karena dia telah dibohongi oleh ramalan cuaca di aplikasi laptop-nya. Sejam yang lalu tertulis cuaca akan berawan dengan kemungkinan hujan 0% dan sempat membuat hatinya bahagia. Hujan yang tak disangka ini membatalkan pertemuannya dengan Reihan, kekasihnya setelah cukup lama mereka saling lost-contact dan long-distance relationship karena si cowok pulang ke Adelide untuk menjenguk ayahnya yang sakit.
Sherly sempat khawatir karena sudah 66 hari dia tak mendapat telfon ataupun pesan dari Reihan di media sosial pun dia tak dapat dihubungi. Pesan yang ia tulis di chat, wall dan twitter-nya seolah-olah tak digubris oleh si cowok yang telah berhubungan dengannya selama enam bulan itu. Sempat juga Sherly melihat ramalan zodiaknya yang mengharuskan dia merelakan cintanya di kolom asmara. Seminggu yang lalu ketika…

View original post 207 more words

Advertisements

Perayaan Kecil

Source: gagacenter.com

Terlihat seorang laki-laki muda memasuki toko kue. Dia nampak gugup sewaktu melangkah membuka pintu toko membunyikan gemerincing lonceng diatasnya, sepertinya ini kali pertama lelaki bertubuh tambun itu masuk bakery. Begitu beberapa langkah masuk semakin ke dalam, mulai terasa hawa pendingin ruangan serta semerbak bau aneka roti yang baru saja keluar panggangan. Agak lama dia menikmati suasana yang berkebalikan dengan jalanan di luar kemudian mengarahkan pandang ke depan dan didapatinya Continue reading

Permulaan

cover cerpen

Bau khas etanol menyeruak di ruangan yang serba putih. Ranjang dorong banyak teronggok di sudut ruangan. Rak-rak terpasang di belakang meja jaga penuh dengan berbagai macam obat seperti formaldehida dan rempah-rempah herbal untuk membalsam. Di dalam ruangan itu berbaris rapi laci-laci pengawet bernomor sesuai dengan pemiliknya yang tercatat di buku administrasi. Di samping pintu yang menghubungkan dengan ruangan sebelahnya, berdiri tegak lemari besar yang menyimpan gulungan kain kafan, tumpukan lipatan tuksedo, botol wewangian, toples untuk abu kremasi, dan peralatan perawatan jenazah lainnya. Bila masuk ke ruangan sebelah dapat terlihat Continue reading