Satu Romadhon

Begitu sang hilal menampakkan dirinya menggantikan bulan yang telah mati, dimulailah satu bulan yang baru. Bulan Sya’ban si penghubung kedua bulan yang mulia pun telah usai menunaikan tugasnya. Kini bulan suci yang telah ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh makhluk hidup di dunia pun tiba. Sang bulan suci Romadhon. Bulan dimana Tuhan mewajibkan ciptaannya yang paling mulia untuk menjalankan ibadah suci yang hanya datang sekali setiap tahunnya. Ibadah untuk menahan diri dari segala macam godaan dan hawa nafsu yang dapat menyeret mereka ke dalam pusaran maksiat.

Dan kau tahu? Di saat itu pula Ridwan, malaikat penjaga surga menitahkan seluruh anak buahnya untuk membuka pintu-pintu di belakang mereka selebar-lebarnya agar tempat itu dapat mengenali calon-calon penghuninya, yaitu siapa-siapa saja yang gemar melakukan kebajikan semata-mata hanya untuk Sang Pencipta. Sedang disisi lain para malaikat pemburu telah siap dengan senjata di tangan masing-masing. Ada yang membawa busur panah dengan nyala api neraka, ada pula yang memikul gadam super besar yang dapat meluluhlantakkan suatu kota dalam satu pukulan, juga ada yang memegang besi berwarna merah membara. Mereka akan memburu makhluk paling hina dari yang paling hina.

Sekembalinya bulan Romadhon setelah satu tahun berkelana menjadi satu perintah bagi para malaikat ini untuk menyeret iblis beserta semua keturunannya ke dalam neraka, satu-satunya tempat mereka kembali. Malaikat-malaikat pemburu itu pun bertebaran di muka bumi mencari di seluruh pelosok dan sudut dunia untuk menemukan makhluk yang gemar menggoda manusia itu. Di pasar, di tempat maksiat, di kandang-kandang unta semuanya tanpa terkecuali mereka susuri dan begitu berjumpa malaikat pemburu ini melesatkan panah api tepat mengenai dada jin dan syaitan. Mereka akan membelenggu para makhluk sombong ini dengan rantai besi yang menyala-nyala dan menyeret mereka dengan paksa menuju ke seburuk-buruknya tempat untuk kembali, Jahanam. Setelah kerak neraka itu penuh sesak dijejali oleh penghuninya, malaikat Malik penjaga neraka pun memerintahkan malaikat penjaga lain untuk menutup pintu-pintunya serapat mungkin agar mencegah makhluk-makhluk penyesat ini dari menodai kesucian bulan Romadhon.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s