Kamu Memang Miliknya

KMM2

Terdengar mesin motor dinyalakan di belakang saat Rhonda sedang mencari motornya di parkiran, kemudian motor berjalan mendekatinya dan dengan tiba-tiba tendangan keras mengenai punggungnya.

Brukk.

Rhonda jatuh tengkurap. Sayup-sayup terdengar tawa dua cewek yang mengendarai motor itu. Manda ingin bangkit tetapi lutut dan sikunya lecet. Tendangan keras itu meninggalkan cap kotor sepatu di seragamnya. Dia ingin menangis tapi untuk apa? Ingin bangkit tapi tidak kuasa. Begitu sepi suasana parkiran saat itu. Sudah pasti ini semua kerjaan anak buah Manda.

Continue reading

Kamu Memang Miliknya

KMM part 1

“Rhonda! Kau bersama Tom mengurusi dana dan usaha,”

Ketua OSIS menyadarkan lamunan Rhonda. Dia adalah seorang siswi SMA kelas XI yang merelakan kesibukannya sebagai siswa untuk mengikuti kepanitiaan kegiatan pentas seni alias pensi. Dan tanpa diduga-duga keinginannya agar bisa satu sie dengan Tom terkabulkan. Anak itu adalah teman SD-nya yang dulu masih imut-imut, ingusan dan cupu abis tapi sekarang telah bermetamorfosis menjadi cowok yang tinggi, pintar, jago karate dan suka menghiasi suasana sekolah dengan permainan keyboardnya setelah ditempa di SMP Dasa Nusantara. Oh, dan tak lupa ketampanannya yang mendekati sempurna, benar-benar pahatan Yang Maha Kuasa.

Rhonda beruntung bisa se-SD dengan Tom dan sempat dekat  dengannya. Tapi Manda lebih beruntung, statusnya adalah kekasih Tom. Ucapan janji yang dilontarkan mereka berdua sejak tiga tahun lalu, sejak Tom kelas VIII. Sejak Rhonda tidak dapat melihat Tom setiap hari di sekolah seperti sekarang ini. Tak jarang bahkan sering Rhonda memergoki mereka berduaan. Dua sejoli itu terlihat begitu senang dan romantis. Air muka Tom pun tak pernah terlihat sesenang itu sebelumnya saat bersama Rhonda.

Sebenarnya banyak cewek yang ngefans sama Tom termasuk Rhonda tetapi, ada satu penghalang. Continue reading

Perayaan Kecil

Source: gagacenter.com

Terlihat seorang laki-laki muda memasuki toko kue. Dia nampak gugup sewaktu melangkah membuka pintu toko membunyikan gemerincing lonceng diatasnya, sepertinya ini kali pertama lelaki bertubuh tambun itu masuk bakery. Begitu beberapa langkah masuk semakin ke dalam, mulai terasa hawa pendingin ruangan serta semerbak bau aneka roti yang baru saja keluar panggangan. Agak lama dia menikmati suasana yang berkebalikan dengan jalanan di luar kemudian mengarahkan pandang ke depan dan didapatinya Continue reading