Bukan Milikku

PicsArt_08-21-03.39.07

penamotivasi.files.wordpress.com/2014/01/pelajaran-dari-buku-tulis.jpg

Keesokan harinya di jam istirahat Nia mendatangi Mono yang tengah membolak-balik soal pendalaman materi fisika. Nia berdeham.

“Makasih ya, Mon,” ucapnya.

Mono mengangguk tanpa menatap Nia dan berkata, “Selesaikan saja tugasmu dan jangan hilangkan hasil kerjaanku.”

Nia hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Mono. “Kalau dipikir-pikir dari kelompok kita yang kerja hanya Mono saja. Aku hanya ngerapiin sementara yang lain nggak ngapa-ngapain. Terutama Rama yang kerjaannya hanya ngabisin makanan dan tidur.”

“Pendapatmu itu tidak sepenuhnya benar, Nia. Maaf.”

Nia terkejut. Continue reading

Bukan Milikku

PicsArt_08-15-05.14.39

Source: Google (edited)

Terdengar suara mesin motor menjauh. Nia pun terbangun. Setengah tak sadar dia mencari penunjuk waktu. Astaga! Pukul 20.10, lima puluh menit lagi ayah, ibu dan kakak-kakak Nia yang ada di toko akan pulang dan Rama masih menikmati tidur nyenyaknya di sofa empuk itu. Nia pun melihat beberapa lembar kertas bertumpuk di depannya. Tumpukan teratas berukuran paling kecil terdapat tulisan. Continue reading

Bukan Milikku

Akhirnya Nia memutuskan sore ini untuk mengerjakan tugas biologi. Sembari menyalakan laptop dan mepersiapkan bahan-bahan tugas, Nia mengerling jam dinding di ruang tengah, pukul empat lebih tiga puluh menit. Padahal perjanjian awal seharusnya mereka sudah mulai bekerja satu jam yang lalu. Di meja sudah tersaji toples-toples penuh camilan. Nia teringat sesuatu, dia pun beranjak ke dapur membuat satu teko penuh es limun. Di tengah keasyikannya memeras limun, terdengar salam dan ketukan pintu. Nia bergegas lari menuju pintu depan dan menjawab salam. Continue reading

Bukan Milikku

PicsArt_08-03-08.36.33

“Sudahlah. Kau tak akan pernah menjadi dokter. Nilai biologimu aja sama kayak aku. Tinggian aku malah,” ejek Rama untuk ke sekian kalinya setiap kali Nia membicarakan tentang cita-citanya itu kepada teman-temannya.

Nia. Seorang cewek yang duduk di bangku kelas tiga SMA yang tidak sampai tiga bulan lagi dia dan teman-temannya akan menempuh ujian nasional. Seperti anak-anak yang lain, di tahun terakhirnya belajar di SMA Nia juga mempunyai Continue reading

The Most Beautiful Word

thekidwhisperer.wordpress.com

“Ayo Bony, Sayang. Salaman sama Om,” suruh ibunya.

Dia agak-agak takut menyambut tanganku yang sedari tadi mengarah padanya. Tak lupa kusunggingkan senyum lebar-lebar.

“Maaf lahir batin, Om. Bilang gitu, mana mulutnya? Hmmm, dasar anak ibu pemalu,” ucap kakakku saat dia menyalami tanganku dan malu-malu menatapku.

Dia kembali lagi bersembunyi di belakang ibunya. Aku dan kakak dibuat tersenyum dengan tingkahnya. Anak itu bernama Bony baru mau masuk SD Agustus depan. Anaknya memang jarang bicara terlebih dengan orang yang baru baginya. Sebenarnya aku tidak begitu baru sih, hanya Continue reading

Kamu Memang Miliknya

KMM part 3

Hari itu Manda sangat senang. Saat kembali ke ruang ekskul bahasa Jepang wajahnya berseri-seri. Bagaimana tidak? Kau habis mendapat donat kesukaanmu dari orang yang kau cintai dan mencintaimu. Kau habis bersandar dan menangis di bahu orang yang kau sayangi dan menyayangimu. Serta mendapat pelukan hangat dari orang yang kau sukai dan menyukaimu. Saat mengingat pelukan itu, dada Tom yang bidang pas dengan kepala Manda untuk bersandar. Dia sangat menyukai Onii-chan bahkan sampai keringatnya. Namun, kebahagiaan itu hanya akan bertahan hingga ekskul berakhir karena … Continue reading